PENGARUH
PEMBERIAN AIR TERHADAP PERTUMBUHAN BIJI KECAMBAH
NAMA KELOMPOK :
1)Diana Eka
2)Novi Rahmania
3)Riana Mei Ananda
4)Virda
5)Mulya Gita
v Latar
belakang
Setiap makhluk hidup pasti
mengalami pertumbuhan seiring berjalannya waktu. Di dalam pertumbuhan terdapat
beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tersebut. Salah stu faktor
eksternal yang berpengaruh terhadap pertumbuhan yaitu biji kacang hijau. Dalam
dunia tumbuhan yang mudah mengalami pertumbuhan dan tinggi batang yaitu biji
kacang hijau. Karena biji kacang hijau memiliki nutrisi yang tinggi yang sangat
bermanfaat sebagai sumber makanan. Biji kacang hijau sangat praktis untuk di
jadikan bahan penelitian. Oleh karena itu, kita memilih melakukan penelitian
menggunakan biji kacang hijau sebagai objek penelitian untuk mengetahui
besarnya pengaruh air terhadap pertumbuhan pada biji kacang hijau. Baik pada
kacang hijau yang berada dalam keadaan terendam air, yang cukup air, dan tanpa
air. Dengan ini kelompok kami melakukan penelitian dengan judul Pengaruh
Pemberian Air Terhadap Pertumbuhan Biji Kecambah.
v RUMUSAN MASALAH
1.
Apakah ada pengaruh kadar air terhadap
pertumbuhan tinggi batang pada tanaman kacang hijau?
2.
Apakah ada pengaruh kadar air terhadap
pertumbuhan jumlah daun pada tanaman kacang hijau?
3.
Bagaimana proses pertumbuhan biji kacang hijau pada media tanam
dengan perbedaan volume air yang di berikan ?
v TUJUAN
1. Untuk
mengetahui pengaruh perbedaan volume air terhadap pertumbuhan kacang hijau
2. Menganalisa
faktor-faktor yang mempengaruhi perkecambahan kacang hijau terutama volume air
3. Untuk
mengetahui proses pertumbuhan kacang hijau
4. Mengetahui
kadar air yang sesuai untuk pertumbuhan kacang hijau
v RANCANGAN PERCOBAAN
1. Variabel-Variabel
a) Bebas : Volume air
b) Kontrol : Biji kacang hijau, air, dan cahaya
c) Terikat : Pertumbuhan Biji Kecambah dan Tinggi batang
2. Waktu
dan Tempat penelitian
Perlakuan biji kecambah
dilakukan pada tanggal 31 Agustus 2013 sampai 7 September 2013 Sore hari pukul
16.00 di rumah Diana Eka, alamat Jati Tengah Gg. Musholla, letak penempatan
perkecambahan tepatnya dibawah kolong sofa.
3. Metode
Penelitian
a) Alat
ü Piring
Plastik
ü Penggaris
ü Buku
laporan
ü Kapas
lembaran
ü Sendok
b) Bahan
ü Biji
kacang hijau sebanyak yang diperlukan
ü Air
sesuai dengan yang diperlukan
c) Langkah
Kerja
·
Membuat perkecambahan
1) Siapkan
alat dan bahan yang diperlukan
2) Siapkan
piring plastik yang akan digunakan dalam penelitian ini
3) Sediakan
kapas lembaran, berikan beberapa sendok air 4-5 sendok
4) Setelah
kapas telah diberi air, kemudian letakkan kapas tersebut pada piring plastik
yang telah di sediakan
5) Letakkan
biji kacang hijau pada kapas tersebut
6) Diamkan
biji kecambah 2-3 hari, kelembaban suhu harus diperhatikan.
·
Memberikan Perlakuan
1) Setelah
2-3hari, terdapat perkembangan dan pertumbuhan terhadap biji kecambah
2) Pindahkan
biji kecambah dan kapas pada piring yang berbeda
3) Pilih
kecambah yang ukurannya sama
4) Lakukan
penyiraman dengan perbedaan perlakuan volume air. Perlakuan A dengan penyiraman
2 sendok makan dan Perlakuan B dengan penyiraman 4 sendok makan.
·
Melakukan Pengamatan
1) Lakukan
pengamatan selama 5 hari
2) Ukur
batang kecambah selama 5 hari
3) Siram
kecambah sesuai waktu 16.00 perhari sesuai dengan kadar yang diberikan
4) Lakukan
proses tadi secara beruntun dan tepat. Dalam proses ini membutuhkan pencahayaan
yang cukup dan air yang tidak berlebihan.
5) Lakukan
penelitian analisis
6) Kemudian
catat pada buku laporan yang telah di sediakan. Lihat apa yang terjadi pada
Biji kacang hijau.
v DATA HASIL PENELITIAN
Þ Perlakuan
A : 2 sendok makan
|
Hari ke-
|
Ulangan Ke
|
Rata - Rata
|
|||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
||
|
1
|
5 cm
|
5 cm
|
5 cm
|
5 cm
|
5 cm
|
|
2
|
6,2 cm
|
5,9 cm
|
4,7 cm
|
5,3 cm
|
5,25 cm
|
|
3
|
12,2 cm
|
10,4 cm
|
6 cm
|
5,5 cm
|
8,6 cm
|
|
4
|
16,6 cm
|
17,3 cm
|
7,5 cm
|
6,3 cm
|
12 cm
|
|
5
|
20,5 cm
|
17,3 cm
|
7,5 cm
|
10 cm
|
13,8 cm
|
Þ Perlakuan
B : 4 sendok makan
|
Hari ke-
|
Ulangan ke
|
Rata-rata
|
|||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
||
|
1
|
5 cm
|
5 cm
|
5 cm
|
5 cm
|
5 cm
|
|
2
|
7,4 cm
|
8 cm
|
6,5 cm
|
9 cm
|
7,8 cm
|
|
3
|
7,7 cm
|
10 cm
|
10,5 cm
|
13 cm
|
10,3 cm
|
|
4
|
9 cm
|
18 cm
|
15,1 cm
|
22,1 cm
|
16,05 cm
|
|
5
|
15,5 cm
|
20,5 cm
|
20 cm
|
22,8 cm
|
19,7 cm
|
Þ Data
Sekunder
|
Hari
|
Data
Sekunder A
|
Data
Sekunder B
|
|
1
|
Tumbuh daun kecil, kulit biji terpecah,
batang tumbuh
|
Tumbuh daun kecil, kulit terkelupas, biji
terbelah, batang tumbuh
|
|
2
|
Daun muncul kecil dan membuka sedikit, biji
ada yang membelah dan terkelupas, batang tetap tumbuh
|
Daun muncul penuh, kulit biji ada yang
terkelupas, batang tumbuh panjang
|
|
3
|
Daun membuka, kulit biji ada yang masih
melekat dan ada yang terkelupas, batang tumbuh panjang, tumbuh akar sedikit
|
Daun membuka, kulit biji terkelupas, batang
tumbuh panjang, akar tumbuh panjang
|
|
4
|
Daun ada yang layu yang lainnya membuka,
biji terlepas dan ada yang tidak,
batang panjang, tumbuh akar agak banyak
|
Daun membuka, kulit biji terlepas , batang
tumbuh panjang, akar mulai panjang
|
|
5
|
Daun membuka dan ada yang tidak, Kulit biji
terlepas dan ada yang tidak, daun ada yang layu, batang panjang, akar panjang
|
Daun membuka dan ada yang tidak, kulit biji
terlepas semua, batang lebih panjang, akar lebih panjang sampai melekat pada
kapas
|
Þ
Grafik
![]() |
|||
![]() |
|||
v Pembahasan
v PEMBAHASAN
Dari
data tabel diatas dapat disusun pembahasan sebagai berikut :
Pada Perlakuan A dengan Pemberian
volume air sebanyak 2 sendok makan, pertumbuhannya lebih lambat dalam selang
waktu 5 hari batang tumbuh, daun tumbuh tapi ada yang layu dan akar juga tumbuh
tapi pertumbuhan batang ada yang terhambat rata-rata pada perlakuan A yaitu
13,825 cm.
Pada
Perlakuan B dengan Pemberian volume air sebanyak 4 sendok makan, pertumbuhan
lebih cepat dalam selang waktu 5 hari batang tumbuh panjang, daun tumbuh mulai
membuka, tumbuh akar yang panjang sampai melekat pada kapas, pertumbuhan
maksimal dibanding perlakuan A, rata-ratanya yaitu 19,7 cm. Jadi, kita dapat
membedakan biji kacang hijau yang di siram dengan 2 sendok air tumbuh tapi
kurang maksimal yaitu seperti batang tumbuh, Daun membuka tapi ada yang layu,
tumbuh akar panjang tapi ada yang kurang panjang, sedangkan biji kacang hijau
yang di siram dengan 4 sendok air pertumbuhannya maksimal yaitu Batang tumbuh
panjang, akar tumbuh panjang, tumbuh daun. Dari
beberapa fakta di atas, air memiliki peranan yang sangat penting dan memiliki
pengaruh yang besar terhadap pertumbuhan tinggi batang dan jumlah daun yang
ada. Karena air berperan dalam proses fotosintesis dan respirasi (Menurut kita
sendiri).
Air
juga berperan sebagai pelarut mineral dan karbohidrat yang diserap oleh
tumbuhan serta pengatur untuk membuka dan menutupnya stomata yang kemudian
mengontrol proses transpirasi.
Pada
penelitian ini kita belum dapat memastikan bahwa kadar air memiliki pengaruh
terhadap jumlah daun. Tetapi kita hanya dapat memastikan cepatnya muncul daun.
Karena kita hanya dapat membandingkannya secara nyata melalui disiram. (http://jackdics.wordpress.com/makalah/pengaruh-media-tanam-pada -perkecambahan-biji-kacang-hijau/)
·
Fungsi air untuk tumbuhan adalah:
1. Memberikan tekanan turgor pada
dinding sel sehingga sel dapat membelah
dan membesar.
2. Merangsang terjadinya proses
imbibisi, yaitu proses penyerapan air oleh biji.
3. Sebagai bahan baku fotosintesis
sehingga tanaman memproduksi glukosa.
4.
Mengedarkan
hasil-hasil fotosintesis keseluruh bagian tumbuhan.
·
Proses air membentuk perkecambahan
1) Air
masuk secara imbibisi
2) Kulit
biji menjadi lunak
3) Perkembangan
embrio dan endospermae
4) Kulit
biji pecah, radikal keluar (http://kecambahkacanghijau.blogspot.com/2012/09/laporan-perkecambahan-kacang-hijau.html)
v DAFTAR RUJUKAN
·
Litelion.blogspot.com/2013/08/pengaruh-air-terhadap-pertumbuhan-biji.html
v Kesimpulan dan
saran
1)
Biji tumbuhan kacang hijau memerlukan air dalam proses perkecambahan
sehingga ada pengaruh terhadap pertumbuhan biji dan batang tumbuh.
2)
Terdapat pengaruh kadar air terhadap daun karena jika kadar air hanya 2
sendok maka daun tumbuh tapi cepat layu. Jika pada kadar air 4 sendok, maka
daun akan membuka dan bertahan lama.
3)
Proses pada perlakuan dengan 2 sendok pertumbuhan biji kacang hijau
lebih lamban. Perlakuan 4 sendok pertumbuhannya lebih cepat.
1)
Agar perkecambahan tanaman kacang hijau dapat tumbuh maksimal, gunakan air dengan kualitas baik dan
intensitas penyiraman yang sedang dan tidak berlebih.
2)
Pengungkapan pengaruh air terhadap perkecambahan tumbuhan kacang hijau,
tidak terbatas pada tinggi tanaman, tetapi bisa mengukur jumlah daun yang
dihasilkan, diameter batang dan pengukuran lainnya.
v Foto-foto
hasil penelitian
1) Hari
Pertama
![]() |
2) Hari
Kedua
![]() |
![]() |
3)
Hari Ketiga
![]() |
|||
![]() |
|||
4) Hari
Keempat
![]() |
![]() |
||||
![]() |
|||||
5) Hari
Kelima
![]() |
![]() |
||











